Essay Beasiswa Data Print


Info mengenai beasiswa data print : www.beasiswadataprint.com
Info tentang produk data print : www.dataprint.co.id

 

BUKAN SEKADAR UJIAN

 The-Brains-Three-Processing-Modes

IQ (intelligence quotient) adalah kecerdasan yang memberikan kita kemampuan untuk berhitung, beranalogi, berimajinasi, dan memiliki daya kreasi serta inovasi (Sudrajat, 2008).  IQ mengukur kecepatan kita untuk menyerap informasi, menganalisa data serta mengatasi permasalah yang ada. Banyak orang beranggapan bahwa dengan IQ yang tinggi seorang anak akan memiliki masa depan cerah. Padahal, menurut Daniel Golemen (Emotional Intelligence, 1994), “IQ hanya menyumbang 20% dalam keberhasilan hidup seseorang, sedangkan EQ atau kecerdasan emosional menyumbang sekitar 80%”.

EQ (emotional quotient) adalah kapasitas, kemampuan, dan ketrampilan untuk menangkap atau menilai serta mengendalikan emosi diri sendiri, orang lain, dan kelompok (Sudrajat, 2008). EQ mengontrol dan mengolah segala emosi yang kita rasakan saat menghadapi masalah sehingga kita mampu berpikir jernih dan tidak gegabah dalam mengambil tindakan. EQ merupakan akal sehat kita.

Kecerdasan lain yang tak kalah penting adalah SQ. SQ (spiritual quotient) adalah  kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau value; kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup kita dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya; kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna daripada yang lain (Ary Ginanjar, 2001). SQ adalah landasan penting yang diperlukan untuk memfungsikan IQ dan EQ. SQ adalah kecerdasan tertinggi kita.

Tiga kecerdasan ini dapat diterapkan saat anak menghadapi ujian. Dengan SQ, anak mampu memaknai bahwa ujian bukan hanya sekedar mendapat nilai. Ujian merupakan tolok ukur dari apa yang ia pelajari selama ini, seberapa paham ia akan materi pelajaran yang diajarkan. SQ mendorong anak untuk memahami kemampuan di luar dirinya yang akan membantu memperlancar ujian. Ia akan memasrahkan seluruh usaha dan hasil yang diperoleh dengan berdoa baik sebelum, selama ujian maupun sesudahnya. Jika hasilnya tidak sesuai yang diinginkan, ia akan menerima dengan lapang dada dan berusaha untuk memperbaiki. Jika sesuai, ia akan bersyukur dan tidak cepat puas dan ‘besar kepala’ tetapi terus memacu dirinya untuk belajar.

Jika anak mampu mengasah kecerdasan spirtualnya ini, kecerdasan lainnya pun akan berfungsi secara otomatis. EQ akan berfungsi mengendalikan emosi selama ujian sehingga anak tidak akan gugup lalu mencontek. Perasaan gugup muncul apabila anak terlalu menargetkan hasil yang sempurna atau ketidaksiapan dalam menghadapi ujian. Mencontek juga merupakan ketidaksiapan dalam belajar sehingga berakibat pada mengendurnya fungsi EQ, IQ bahkan SQ. Anak akan menghalalkan segala cara untuk memperoleh jawaban dan tidak peduli dengan perasaan orang yang diconteknya, dan parahnya lagi fungsi IQ anak akan menurun karena jarang digunakan untuk berpikir. Jika dibiasakan, maka mencontek akan menajdi budaya yang kelak menghasilkan pemimpin bahkan generasi korup yang mementikngkan diri sendiri. Akibatnya moral bangsa menurun dan kita semakin jauh tertinggal dengan bangsa lain.

SQ dan EQ yang berfungsi baik akan memacu IQ untuk bekerja secara optimal. Karena tidak ada tekanan dan perasaan bersalah, otak kiri dengan mudah akan mengatur dan mengolah seluruh informasi yang dipelajari, menganalisis tiap soal dan menjawab dengan tepat.

IQ, EQ, dan SQ merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan demikian, perpaduannya secara optimal akan menentukan mutu pribadi seorang anak. Pribadi unggul terbentuk melalui dukungan maksimal dari keluarga, sekolah dan masyarakat sehingga anak dapat bermanfaat bagi orang lain, keluarga, bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s